Jenis Sistem Tulisan
lama banget ya.. gak nge- posting. :)
kali ini postingan tentang jenis sistem tulisan, untuk yang udah tau, bisa mengingat lagi, dan untuk yang belum tau, ini perlu di baca serius. tapi santai, entar uratnya pada tegang. hehehe.. :D
dalam sejarah manusia, beberapa jenis sistem tulisan pernah diciptakan.
diantaranya :
1. sistem logografis - setiap grafem menandai satu kata seluruhnya, bukan bunyi- bunyi didalamnya. misalnya, dalam bahsa Indonesia, grafem <2> adalah simbol logografis untuk kata dua.kita tidak bisa mengetahui bagaimana <2> diucapkan dengan melihat grafemnya saja, kita harus tahu dulu, baru bisa mengucapkannya.(dalam bahasa Indonesia penggunaan logografis sangat terbatas). dalam suatu sistem logografis murni, setiap kata dalam bahasanya harus ditulis dengan grafem sendiri, dan ada ribuan atau puluhan ribu kata dalam suatu bahasa.
2. sistem silabis - menggunakan grafem untuk menandai suku kata (silabel, syllable). jadi kalau kita mengetahui bunyi dari setiap grafem (suku kata) dalam sebuah kata, kita bisa menggabungkannya untuk mengetahui bunyi kata seluruhnya. dalam suatu sistem silabis murni, setiap suku kata mempunyai grafem sendiri, tetapi jumlah silabel dalam suatu bahasa jauh lebih sedikit daripada jumlah kata.
3. sistem alfabetis - menggunakan grafem untuk menandai bunyi yang terdapat dalam suatu kata. ada 3 macam sistem alfabetis :
a. yang hanya menandai bunyi konsonan ( b, c, d, f, g, m, n, ...) dan tidak menandai bunyi vokal (a, i, u, e, o).
b. yang menandai konsonan dengan tanda ekstra di atas, di bawah, atau di sekitar grafem konsonan, untuk menandai vokal yang diucapkan bersama konsonan itu.
c. yang menandai konsonan dan vokal masing- masing dengan grafem sendiri : sistem tulisan Latin -yang anda baca saat ini- adalah sebuah sistem alfabetis model c.
4. sistem campuran, sebagian logografis dan sebagian silabis atau alfabetis.
Auf Wiedersehen !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar